Panduan Quantity Surveyor

Jenis Kontrak Konstruksi: Lump Sum, Harga Satuan, dan Gabungan

Kenali jenis kontrak pekerjaan konstruksi menurut Perpres pengadaan, siapa menanggung risiko volume, cara pembayarannya, dan kapan memilih masing-masing jenis kontrak.

LumsumHarga SatuanGabungan & Terima JadiPerubahan Kontrak
Daftar Isi
  1. Ringkasan Jenis Kontrak Konstruksi
  2. Dasar Hukum
  3. Kontrak Lumsum
  4. Kontrak Harga Satuan
  5. Kontrak Gabungan
  6. Terima Jadi dan Kontrak Payung
  7. Contoh Dampak Selisih Volume
  8. Perubahan Kontrak
  9. Cara Memilih Jenis Kontrak
  10. Kontrak Swasta dan Standar Internasional
  11. Peran QS di Setiap Jenis Kontrak
  12. Glosarium Istilah
  13. FAQ
Jawaban Cepat

Jenis kontrak konstruksi yang paling umum adalah lumsum, harga satuan, dan gabungan keduanya. Pada kontrak lumsum, risiko ditanggung penyedia dan pembayaran berdasarkan tahapan keluaran. Pada kontrak harga satuan, volume masih perkiraan dan pembayaran berdasarkan pengukuran volume terpasang. Kontrak gabungan memakai lumsum untuk bagian yang pasti dan harga satuan untuk bagian yang volumenya belum pasti.

1Ringkasan Jenis Kontrak Konstruksi

AspekLumsumHarga SatuanGabungan
Kepastian volumeLingkup dan volume dianggap pastiVolume masih perkiraanSebagian pasti, sebagian perkiraan
Risiko volumePenyediaPemilik proyekTerbagi sesuai bagian
Dasar pembayaranTahapan keluaran sesuai kontrakVolume terpasang hasil pengukuranMengikuti masing-masing bagian
Nilai akhir kontrakTetap, kecuali ada perubahan lingkupDitentukan setelah pekerjaan selesai diukurKombinasi keduanya
Cocok untukGambar lengkap, lingkup jelasVolume sulit dipastikan, misalnya pekerjaan tanah atau perbaikanProyek dengan bagian yang jelas dan bagian yang tidak pasti

2Dasar Hukum

Untuk pengadaan pemerintah, jenis kontrak diatur dalam Pasal 27 Perpres 16/2018, sedangkan perubahan kontrak diatur dalam Pasal 54. Perpres ini telah diubah dengan Perpres 12/2021 dan terakhir Perpres 46/2025. Kontrak kerja konstruksi secara umum juga diatur dalam UU 2/2017 tentang Jasa Konstruksi.

Untuk pengadaan barang, pekerjaan konstruksi, dan jasa lainnya, jenis kontrak yang dikenal adalah lumsum, harga satuan, gabungan lumsum dan harga satuan, terima jadi (turnkey), dan kontrak payung.

3Kontrak Lumsum

Menurut Pasal 27 ayat (3) Perpres 16/2018, kontrak lumsum memiliki tiga ciri:

  • Semua risiko sepenuhnya ditanggung oleh penyedia.
  • Berorientasi kepada keluaran.
  • Pembayaran didasarkan pada tahapan produk atau keluaran yang dihasilkan sesuai kontrak.

Artinya, jika volume di BOQ ternyata kurang dari kebutuhan sebenarnya untuk lingkup yang sama, selisihnya menjadi risiko kontraktor. Karena itu kontraktor akan memeriksa volume lebih teliti saat tender, dan cenderung memasukkan cadangan risiko ke dalam harganya.

Bisakah kontrak lumsum diubah? Ya. Pasal 54 Perpres 16/2018 mengatur perubahan kontrak tanpa membedakan jenis kontrak. Yang tidak bisa diklaim adalah selisih volume untuk lingkup yang sama. Perubahan lingkup karena keputusan owner atau kondisi lapangan tetap bisa menjadi perubahan kontrak.

4Kontrak Harga Satuan

Pada kontrak harga satuan, yang mengikat adalah harga per satuan pekerjaan, bukan total nilai kontrak. Ciri-cirinya:

  • Harga satuan pasti dan tetap untuk setiap item pekerjaan dengan spesifikasi tertentu.
  • Volume masih bersifat perkiraan saat kontrak ditandatangani.
  • Pembayaran berdasarkan pengukuran bersama atas volume yang benar-benar terpasang.
  • Nilai akhir kontrak baru diketahui setelah seluruh pekerjaan selesai diukur.

Kontrak ini adil untuk pekerjaan yang volumenya sulit dipastikan, tetapi menuntut pengukuran yang disiplin. Di sinilah opname dan backup volume QS menjadi sangat penting.

5Kontrak Gabungan

Kontrak gabungan memakai lumsum dan harga satuan dalam satu kontrak. Contoh pembagian pada proyek renovasi gedung:

Bagian PekerjaanJenisAlasan
Partisi, plafon, lantai baruLumsumVolume jelas dari gambar
Pekerjaan MEP baruLumsumTitik dan jalur sudah tergambar
Perbaikan struktur eksistingHarga satuanVolume baru diketahui setelah bongkaran
Perbaikan plester dan dinding eksistingHarga satuanLuas kerusakan sulit dipastikan

Pembagian yang tepat membuat risiko ditanggung oleh pihak yang paling mampu mengendalikannya.

6Terima Jadi dan Kontrak Payung

Turnkey

Kontrak Terima Jadi

Penyedia bertanggung jawab menyelesaikan seluruh pekerjaan sampai siap dipakai. Lazim dipakai pada pekerjaan terintegrasi atau fasilitas yang diserahkan dalam keadaan siap operasi.

Payung

Kontrak Payung

Menetapkan harga satuan untuk periode waktu tertentu, untuk pekerjaan yang volume atau waktu pelaksanaannya belum dapat ditentukan, misalnya pemeliharaan rutin.

7Contoh Dampak Selisih Volume

Item lantai vinyl dengan volume BOQ 450 m² dan harga satuan Rp325.000. Setelah pekerjaan selesai, volume terpasang untuk lingkup yang sama ternyata 486 m², atau 8% lebih banyak. Angka adalah ilustrasi.

Jenis KontrakNilai di KontrakYang DibayarSiapa Menanggung Selisih
Harga satuan450 m² × Rp325.000 = Rp146.250.000486 m² × Rp325.000 = Rp157.950.000Owner membayar tambahan Rp11.700.000
LumsumRp146.250.000Rp146.250.000Kontraktor menanggung selisih Rp11.700.000

Jika volume bertambah karena owner menambah area yang dikerjakan, itu adalah perubahan lingkup, dan pada kedua jenis kontrak bisa diproses sebagai perubahan kontrak.

8Perubahan Kontrak

Pasal 54 Perpres 16/2018 mengatur bahwa PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak, meliputi:

  • Menambah atau mengurangi volume yang tercantum dalam kontrak.
  • Menambah dan/atau mengurangi jenis kegiatan.
  • Mengubah spesifikasi teknis sesuai kondisi lapangan.
  • Mengubah jadwal pelaksanaan.

Penambahan nilai akibat perubahan kontrak dibatasi paling tinggi 10% dari harga dalam kontrak awal. Perpres 46/2025 menambahkan ketentuan untuk keadaan darurat, ketika penambahan dapat melebihi 10% dengan persetujuan Pengguna Anggaran. Pembahasan perhitungan perubahan pekerjaan dibahas di artikel tentang variation order.

9Cara Memilih Jenis Kontrak

  1. Nilai kelengkapan gambar

    Jika gambar kerja lengkap dan lingkup jelas, lumsum memberi kepastian biaya bagi owner.

  2. Identifikasi bagian yang tidak pasti

    Pekerjaan tanah, perbaikan bangunan eksisting, atau pekerjaan bawah tanah sebaiknya memakai harga satuan.

  3. Pertimbangkan kemampuan mengukur

    Kontrak harga satuan membutuhkan tim yang mampu melakukan opname secara disiplin.

  4. Pertimbangkan kebutuhan kepastian anggaran

    Owner dengan anggaran yang sangat terbatas lebih diuntungkan oleh lumsum, asalkan dokumen tender berkualitas.

  5. Tuliskan dengan jelas di dokumen tender

    Jenis kontrak, cara pengukuran, dan cara pembayaran harus tertulis jelas di dokumen pemilihan dan rancangan kontrak.

10Kontrak Swasta dan Standar Internasional

Proyek swasta dan BUMN bebas memilih bentuk kontrak sesuai pedoman internal. Banyak proyek besar memakai standar FIDIC sebagai acuan:

Standar FIDICCiri UtamaPadanan Umum
Red BookDesain oleh owner, pembayaran berdasarkan pengukuran ulangMendekati harga satuan
Yellow BookDesain dan bangun oleh kontraktorMendekati lumsum dengan tanggung jawab desain
Silver BookEPC atau turnkey, risiko besar di kontraktorMendekati terima jadi

11Peran QS di Setiap Jenis Kontrak

  • Kontrak lumsum: memastikan BOQ dan lingkup di dokumen tender lengkap, karena kesalahan dokumen akan menjadi sumber sengketa lingkup.
  • Kontrak harga satuan: melakukan opname bersama dan memverifikasi volume terpasang setiap termin.
  • Kontrak gabungan: memisahkan dengan jelas item lumsum dan item harga satuan di BOQ dan di setiap tagihan.
  • Semua jenis kontrak: mengevaluasi setiap perubahan pekerjaan dan menjaga agar total perubahan tetap dalam batas yang diatur.

Kalau Anda membutuhkan bantuan memilih jenis kontrak dan menyiapkan dokumen biayanya, lihat layanan jasa quantity surveyor STEPS.ID. Peran BOQ di setiap jenis kontrak juga dibahas di BOQ Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Contoh Bill of Quantities.

12Glosarium Istilah

Kontrak LumsumKontrak dengan risiko ditanggung penyedia dan pembayaran berdasarkan tahapan keluaran.
Kontrak Harga SatuanKontrak dengan harga satuan tetap dan pembayaran berdasarkan volume terpasang.
Kontrak GabunganKontrak yang memadukan bagian lumsum dan bagian harga satuan.
TurnkeyKontrak terima jadi, penyedia menyerahkan pekerjaan dalam keadaan siap dipakai.
Kontrak PayungKontrak harga satuan untuk periode tertentu dengan volume atau waktu yang belum pasti.
Pengukuran BersamaPengukuran volume terpasang oleh pihak owner dan penyedia sebagai dasar pembayaran.
Perubahan KontrakPerubahan volume, jenis kegiatan, spesifikasi, atau jadwal yang disepakati para pihak.
FIDICFederasi internasional konsultan teknik yang menerbitkan standar kontrak konstruksi.

13FAQ Seputar Jenis Kontrak Konstruksi

Apa saja jenis kontrak konstruksi?

Untuk pekerjaan konstruksi dalam pengadaan pemerintah, jenis kontrak meliputi lumsum, harga satuan, gabungan lumsum dan harga satuan, terima jadi (turnkey), dan kontrak payung.

Apa ciri kontrak lumsum?

Menurut Pasal 27 ayat (3) Perpres 16/2018, semua risiko sepenuhnya ditanggung penyedia, kontrak berorientasi pada keluaran, dan pembayaran didasarkan pada tahapan produk atau keluaran sesuai kontrak.

Apa ciri kontrak harga satuan?

Harga satuan pasti dan tetap, volume masih perkiraan saat kontrak ditandatangani, pembayaran berdasarkan pengukuran volume terpasang, dan nilai akhir kontrak diketahui setelah pekerjaan selesai.

Apakah kontrak lumsum bisa ada pekerjaan tambah?

Bisa, jika terjadi perubahan lingkup atau kondisi lapangan yang disepakati sebagai perubahan kontrak. Yang tidak bisa diklaim adalah selisih volume untuk lingkup yang sama.

Berapa batas perubahan kontrak?

Penambahan nilai akibat perubahan kontrak dibatasi paling tinggi 10% dari harga kontrak awal. Perpres 46/2025 menambahkan pengecualian untuk keadaan darurat dengan persetujuan Pengguna Anggaran.

Kapan sebaiknya memakai kontrak gabungan?

Ketika sebagian pekerjaan sudah jelas lingkup dan volumenya, sementara bagian lain baru bisa dipastikan saat pelaksanaan, seperti perbaikan bangunan eksisting.

Jenis kontrak mana yang lebih menguntungkan owner?

Tergantung kualitas dokumen dan kepastian lingkup. Lumsum memberi kepastian biaya jika dokumen lengkap, sedangkan harga satuan lebih adil untuk pekerjaan yang volumenya tidak pasti.

Apakah proyek swasta harus mengikuti jenis kontrak Perpres?

Tidak. Proyek swasta dan BUMN mengikuti pedoman internal dan kesepakatan para pihak, sering dengan acuan standar internasional seperti FIDIC.

Butuh Bantuan Menyusun Dokumen Kontrak dan Biaya?

Yuk konsultasi dengan STEPS.ID terkait jasa quantity surveyor untuk proyek konstruksi Anda.

Jasa Quantity Surveyor (QS) untuk Proyek Konstruksi & Renovasi

Jasa Quantity Surveyor (QS) untuk Proyek Konstruksi & Renovasi

Leave a Reply