Siapa yang Wajib Punya SIPA? Daftar Usaha, Pengecualian, dan Dasar Hukumnya
Cek apakah usaha Anda wajib Izin Pengusahaan Air Tanah, kapan cukup Persetujuan Penggunaan Air Tanah, dan siapa saja yang dikecualikan menurut Permen ESDM No. 14 Tahun 2024.
Wajib SIPA: setiap pelaku usaha yang memakai air tanah untuk menunjang kegiatan usahanya, berapa pun volumenya. Contohnya pabrik, hotel, restoran, rumah sakit dan sekolah swasta, perkantoran, perumahan, kawasan komersial, perkebunan, hingga usaha cuci mobil. Kegiatan bukan usaha cukup memakai Persetujuan Penggunaan Air Tanah bila pemakaiannya 100 m³/bulan atau lebih. Rumah tangga di bawah itu, rumah ibadah, kantor instansi pemerintah, dan pertanian rakyat non-usaha tidak memerlukan izin maupun persetujuan.
Daftar Isi
- Aturan Dasar: Usaha atau Bukan Usaha
- Pasal yang Mewajibkan SIPA
- 7 Bidang Usaha yang Wajib SIPA
- Contoh Usaha dan Status Izinnya
- Kegiatan Bukan Usaha: Persetujuan
- Siapa yang Dikecualikan
- Kasus Khusus yang Sering Keliru
- Cek Mandiri: Apakah Usaha Saya Wajib?
- Risiko Memakai Air Tanah Tanpa Izin
- Langkah Berikutnya
- FAQ
1Aturan Dasar: Usaha atau Bukan Usaha
Siapa yang wajib memiliki SIPA ditentukan oleh satu pertanyaan sederhana: air tanah itu dipakai untuk kegiatan usaha atau bukan? Permen ESDM 14/2024 membagi penggunaan air tanah menjadi dua jalur (Pasal 2):
Kegiatan usaha → Izin Pengusahaan Air Tanah
Inilah yang di lapangan disebut SIPA. Wajib dimiliki sebelum air tanah dipakai, tanpa batas volume minimum. Diajukan lewat OSS.
Bukan usaha → Persetujuan Penggunaan Air Tanah
Untuk rumah tangga, kelompok masyarakat, fasilitas umum, atau penelitian pemerintah. Ada ambang 100 m³/bulan dan beberapa pengecualian. Diajukan lewat Aplikasi Perizinan Online ESDM.
Kesalahan paling umum: mengira usaha kecil bebas izin karena pemakaian airnya di bawah 100 m³/bulan. Ambang 100 m³/bulan hanya berlaku untuk kebutuhan pokok sehari-hari yang bukan usaha. Begitu air tanah menunjang kegiatan komersial, izin wajib ada.
Baca juga: Apa Itu SIPA? Pengertian, Dasar Hukum, Syarat, dan Cara Mengurusnya
2Pasal yang Mewajibkan SIPA
| Ketentuan | Bunyi Pokok |
|---|---|
| UU 17/2019 Pasal 49 ayat 2 | Penggunaan sumber daya air untuk kebutuhan usaha wajib memenuhi Perizinan Berusaha (sebagaimana diubah UU 6/2023 Cipta Kerja). |
| Permen ESDM 14/2024 Pasal 2 ayat 2 | Penggunaan air tanah untuk kegiatan usaha dilakukan setelah memiliki Izin Pengusahaan Air Tanah. |
| Permen ESDM 14/2024 Pasal 2 ayat 3 | Penggunaan air tanah untuk bukan kegiatan usaha dilakukan setelah memiliki Persetujuan Penggunaan Air Tanah. |
| Permen ESDM 14/2024 Pasal 4 ayat 1 | Pemohon izin: BUMN, BUMD, BUMDes, koperasi, badan usaha swasta, atau perseorangan. |
| Permen ESDM 14/2024 Pasal 5 ayat 1 | Tujuh bidang usaha yang permohonan izinnya diatur (lihat bagian berikut). |
| Permen ESDM 14/2024 Pasal 6 | Kegiatan bukan usaha yang wajib persetujuan dan yang tidak memerlukan persetujuan. |
Artinya, bentuk badan usaha tidak membuat Anda bebas izin. PT, CV, koperasi, BUMN, hingga perorangan yang membuka usaha sama-sama wajib bila air tanahnya dipakai untuk usaha.
37 Bidang Usaha yang Wajib SIPA
Pasal 5 ayat 1 Permen ESDM 14/2024 menyebut bidang usaha yang permohonan Izin Pengusahaan Air Tanahnya diatur:
- Pertanian, kehutanan, ESDM, dan perikananPerkebunan, peternakan, tambak dan budidaya ikan, pengolahan hasil hutan, serta usaha energi yang memakai air tanah.
- Industri dan kawasan industriPabrik makanan dan minuman, AMDK, tekstil, kimia, pengolahan logam, dan pengelola kawasan industri.
- Pariwisata, kawasan pariwisata, dan jasa lainnyaHotel, villa, resort, restoran, kafe, kolam renang komersial, laundry, cuci mobil, dan jasa lain yang memakai air tanah.
- KesehatanRumah sakit, klinik, dan laboratorium yang dikelola sebagai usaha.
- PendidikanSekolah, kampus, dan lembaga pelatihan swasta.
- Infrastruktur dan transportasiTerminal, pelabuhan, bandara, depo, dan fasilitas logistik yang dikelola badan usaha.
- Perumahan, perkantoran, dan kawasan komersialPengembang dan pengelola perumahan, apartemen, gedung perkantoran, mal, ruko, dan pergudangan.
Khusus industri di dalam kawasan industri: Pasal 5 ayat 2 mewajibkan perusahaan industri di kawasan industri menjaga daya dukung lingkungan, termasuk tidak mengambil air tanah sesuai ketentuan peraturan. Kebutuhan air biasanya dipenuhi pengelola kawasan, jadi cek dulu aturan kawasan sebelum berencana mengebor sumur sendiri.
4Contoh Usaha dan Status Izinnya
| Jenis Usaha / Kegiatan | Jalur | Catatan |
|---|---|---|
| Hotel, villa, resort | Izin Pengusahaan Air Tanah | Termasuk air untuk kamar, kolam renang, laundry, dan taman |
| Restoran, kafe | Izin Pengusahaan Air Tanah | Berlaku walau pemakaian kecil |
| Pabrik / industri | Izin Pengusahaan Air Tanah | Air proses, pendingin, dan kebutuhan karyawan |
| Usaha AMDK | Izin Pengusahaan Air Tanah | Air tanah sebagai bahan baku produk |
| Cuci mobil, laundry | Izin Pengusahaan Air Tanah | Sering lupa mengurus karena skala usaha kecil |
| Rumah sakit / klinik swasta | Izin Pengusahaan Air Tanah | Dikelola sebagai kegiatan usaha |
| Sekolah / kampus swasta | Izin Pengusahaan Air Tanah | Termasuk asrama dan kantin |
| Gedung kantor, mal, ruko | Izin Pengusahaan Air Tanah | Biasanya atas nama pengelola gedung |
| Perumahan / apartemen | Izin Pengusahaan Air Tanah | Sumur komunal yang dikelola pengembang |
| Perkebunan, tambak | Izin Pengusahaan Air Tanah | Bila dijalankan sebagai usaha |
| Dewatering proyek | Persetujuan Penggunaan Air Tanah | Berlaku paling lama 1 tahun |
| RS / sekolah pemerintah | Persetujuan Penggunaan Air Tanah | Untuk pendidikan, kesehatan, atau penelitian milik pemerintah |
| Rumah tangga ≥100 m³/bulan | Persetujuan Penggunaan Air Tanah | Misalnya rumah besar dengan kolam renang |
| Rumah ibadah | Tidak perlu | Dikecualikan Pasal 6 ayat 2 |
5Kegiatan Bukan Usaha: Kapan Wajib Persetujuan
Pasal 6 ayat 1 Permen ESDM 14/2024 mewajibkan Persetujuan Penggunaan Air Tanah untuk:
- Kebutuhan pokok sehari-hari dengan pemakaian ≥100 m³/bulan per kepala keluarga.
- Pemakaian berkelompok ≥100 m³/bulan per kelompok.
- Wisata atau olahraga air yang dikelola untuk kepentingan umum atau bukan usaha.
- Penelitian dan pengembangan, pendidikan, dan/atau kesehatan milik pemerintah.
- Taman kota yang tidak dipungut biaya, fasilitas umum, atau fasilitas sosial lainnya.
- Bantuan sumur bor/gali berkelompok dari pemerintah, swasta, atau perseorangan.
- Kegiatan dewatering pada pekerjaan konstruksi.
- Pembangunan sumur imbuhan atau sumur pantau.
Sebagai gambaran, 100 m³ setara 100.000 liter atau sekitar 200 kali mengisi tandon 500 liter. Kementerian ESDM menyebut rumah tangga biasa memakai rata-rata 20–30 m³ per bulan.
6Siapa yang Dikecualikan
Pasal 6 ayat 2 menyebut penggunaan air tanah yang tidak memerlukan Persetujuan Penggunaan Air Tanah:
- Kebutuhan pokok sehari-hari di bawah 100 m³/bulan per kepala keluarga atau per kelompok.
- Instansi pemerintah untuk operasional perkantoran.
- Rumah ibadah.
- Pertanian rakyat yang bukan kegiatan usaha.
- Air ikutan dan/atau dewatering yang terkait langsung dengan eksplorasi dan eksploitasi pertambangan, migas, atau panas bumi.
Pengecualian ini berlaku untuk jalur bukan usaha. Tidak ada pengecualian serupa untuk kegiatan usaha. Misalnya, warung yang memakai sumur rumah untuk dapur usahanya tetap masuk kategori kegiatan usaha.
7Kasus Khusus yang Sering Keliru
Usaha menyewa gedung yang punya sumur
Izin melekat pada pelaku usaha dan titik sumur. Pastikan siapa yang tercatat sebagai pemegang izin, pengelola gedung atau penyewa, dan tuangkan dalam perjanjian sewa. SIPA tidak boleh disewakan atau dipindahtangankan.
Sumur sudah ada sebelum usaha berdiri
Sumur lama yang dipakai untuk usaha tetap wajib berizin. Masa penataan bagi sumur tanpa izin berakhir 31 Maret 2026, jadi sumur seperti ini sebaiknya segera diurus atau ditutup sesuai pedoman teknis.
Proyek konstruksi yang memompa air tanah
Pemompaan untuk menurunkan muka air tanah saat konstruksi (dewatering) memakai Persetujuan Penggunaan Air Tanah, bukan Izin Pengusahaan Air Tanah, dan berlaku paling lama 1 tahun. Bila setelah bangunan jadi air tanah dipakai untuk operasional usaha, izinnya diurus terpisah.
Usaha di zona kritis atau rusak
Kewajiban izin tetap sama, tetapi debit yang bisa diberikan dibatasi: paling banyak 10 m³/hari di zona kritis, dan izin baru tidak dapat diberikan di zona rusak. Cek peta Zona Konservasi Air Tanah sebelum merencanakan sumur baru.
Sudah pakai PDAM, tapi punya sumur cadangan
Selama sumur cadangan dipakai untuk menunjang usaha, meski hanya saat air PDAM mati, sumur itu tetap memerlukan izin.
8Cek Mandiri: Apakah Usaha Saya Wajib SIPA?
- Apakah Anda mengambil air dari sumur bor/gali?Jika semua air dari PDAM atau penyedia resmi, Anda tidak memerlukan SIPA.
- Apakah air itu menunjang kegiatan usaha?Jika ya, Anda wajib Izin Pengusahaan Air Tanah, berapa pun volumenya.
- Jika bukan usaha, apakah pemakaiannya ≥100 m³/bulan?Jika ya, atau termasuk daftar Pasal 6 ayat 1, Anda wajib Persetujuan Penggunaan Air Tanah.
- Apakah termasuk pengecualian Pasal 6 ayat 2?Rumah ibadah, kantor instansi pemerintah, pertanian rakyat non-usaha, dan rumah tangga di bawah 100 m³/bulan tidak memerlukan persetujuan.
9Risiko Memakai Air Tanah Tanpa Izin
- Setelah masa penataan berakhir, penggunaan air untuk usaha tanpa Perizinan Berusaha masuk ranah pidana UU Sumber Daya Air jo UU Cipta Kerja.
- Sumur dapat diperintahkan ditutup sesuai pedoman teknis Menteri ESDM.
- Pemerintah daerah tetap dapat menagih Pajak Air Tanah, dan temuan pemeriksaan sering berujung pada penyegelan.
- Izin lain yang berkaitan, seperti persetujuan lingkungan atau sertifikasi, dapat terhambat saat audit kepatuhan.
Pemegang izin yang melanggar kewajiban juga dapat dikenai sanksi administratif bertahap: peringatan tertulis, penghentian sementara kegiatan, lalu pencabutan izin.
10Langkah Berikutnya Jika Usaha Anda Wajib SIPA
- Pastikan NIB, KBLI, dan KKPR sudah terbit di OSS.
- Tentukan titik sumur di dalam koordinat KKPR dan hitung kebutuhan debit dalam m³/hari.
- Cek Zona Konservasi Air Tanah dan instansi yang berwenang di lokasi Anda.
- Siapkan gambar rencana konstruksi sumur dan surat pernyataan kesanggupan membuat sumur resapan, imbuhan, dan/atau pantau.
- Ajukan Izin Pengusahaan Air Tanah lewat OSS. Izin terbit paling lama 14 hari kerja bila data teknis lengkap dan sesuai.
Panduan lengkap syarat, alur, dan kewajiban setelah izin terbit ada di artikel Apa Itu SIPA? Pengertian, Dasar Hukum, Syarat, dan Cara Mengurusnya.
11FAQ Siapa yang Wajib SIPA
Siapa yang wajib memiliki SIPA?
Setiap pelaku usaha yang memakai air tanah untuk menunjang kegiatan usahanya, baik BUMN, BUMD, BUMDes, koperasi, badan usaha swasta, maupun perseorangan. Kewajiban ini berlaku tanpa batas volume minimum.
Apakah usaha kecil dengan pemakaian air sedikit tetap wajib SIPA?
Ya. Ambang 100 m³/bulan hanya berlaku untuk kebutuhan pokok sehari-hari yang bukan usaha. Usaha kecil seperti restoran, laundry, atau cuci mobil yang memakai air tanah tetap wajib Izin Pengusahaan Air Tanah.
Apakah hotel wajib memiliki SIPA?
Ya. Hotel, villa, dan resort termasuk bidang pariwisata dan jasa dalam Pasal 5 Permen ESDM 14/2024, sehingga wajib Izin Pengusahaan Air Tanah bila memakai air tanah.
Apakah rumah tangga wajib izin air tanah?
Hanya bila pemakaiannya 100 m³/bulan atau lebih per kepala keluarga. Jalurnya Persetujuan Penggunaan Air Tanah, bukan SIPA. Di bawah 100 m³/bulan tidak memerlukan persetujuan.
Siapa yang tidak perlu izin atau persetujuan air tanah?
Rumah tangga di bawah 100 m³/bulan, instansi pemerintah untuk operasional perkantoran, rumah ibadah, pertanian rakyat yang bukan usaha, serta air ikutan atau dewatering yang terkait langsung dengan kegiatan tambang, migas, atau panas bumi.
Apakah dewatering proyek konstruksi memerlukan SIPA?
Dewatering memakai Persetujuan Penggunaan Air Tanah, bukan Izin Pengusahaan Air Tanah, dan berlaku paling lama 1 tahun. Pemakaian air tanah untuk operasional setelah bangunan jadi diurus terpisah.
Apa dasar hukum kewajiban SIPA?
Pasal 49 ayat 2 UU 17/2019 tentang Sumber Daya Air sebagaimana diubah UU 6/2023, serta Pasal 2 ayat 2 Permen ESDM No. 14 Tahun 2024 yang mewajibkan Izin Pengusahaan Air Tanah untuk penggunaan air tanah bagi kegiatan usaha.
Apakah usaha yang punya PDAM tapi juga punya sumur cadangan wajib SIPA?
Ya, selama sumur cadangan itu dipakai untuk menunjang kegiatan usaha, meskipun hanya sesekali saat pasokan PDAM terganggu.
Usaha Anda Termasuk yang Wajib SIPA?
Yuk konsultasi dengan STEPS.ID terkait Perizinan SIPA, mulai dari cek kewajiban, zona konservasi, sampai pengajuan Izin Pengusahaan Air Tanah di OSS.
- Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Izin Pengusahaan Air Tanah dan Persetujuan Penggunaan Air Tanah — JDIH Kementerian ESDM
- Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air — Pasal.id
- Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air — JDIH BPK
- Siaran Pers Kementerian ESDM: Sebagian Besar Rumah Tangga Tidak Perlu Izin Air Tanah — Kementerian ESDM