Variation Order Adalah: Cara Mengevaluasi Pekerjaan Tambah Kurang
Panduan mengelola perubahan pekerjaan di proyek konstruksi: penyebab, jenis, alur persetujuan, aturan menentukan harga, batas perubahan kontrak, contoh evaluasi, dan register VO.
Daftar Isi
Variation order adalah perintah perubahan pekerjaan yang menambah, mengurangi, atau mengubah lingkup, spesifikasi, atau jadwal dalam kontrak konstruksi. Setiap VO harus dievaluasi volume dan harganya sebelum disetujui: item yang sudah ada memakai harga satuan kontrak, item baru disusun harganya melalui analisa dan negosiasi. Dalam pengadaan pemerintah, perubahan kontrak diatur dalam Pasal 54 Perpres 16/2018 dengan batas penambahan nilai 10% dari kontrak awal.
1Variation Order Adalah
Variation order adalah instruksi tertulis dari pemilik proyek atau wakilnya untuk mengubah pekerjaan yang sudah disepakati dalam kontrak. Di lapangan sering disebut VO, pekerjaan tambah kurang, atau change order.
VO adalah hal yang wajar dalam proyek konstruksi, terutama renovasi. Masalah muncul ketika VO tidak dikendalikan: disetujui tanpa dihitung, tidak tercatat, atau baru diketahui saat penagihan. Di sinilah peran quantity surveyor paling terasa selama konstruksi.
2Penyebab Variation Order
- Permintaan owner: menambah ruang, mengganti material, atau mengubah tata letak.
- Kondisi lapangan berbeda dari gambar: misalnya kerusakan struktur yang baru terlihat setelah bongkaran.
- Kesalahan atau kekurangan desain: item yang ada di kebutuhan tetapi tidak ada di gambar atau BOQ.
- Perubahan regulasi atau persyaratan teknis selama proyek berjalan.
- Value engineering yang diusulkan setelah kontrak berjalan.
3Jenis Perubahan Pekerjaan
Penambahan Volume atau Item
Volume item yang ada bertambah, atau muncul item baru yang tidak ada di kontrak.
Pengurangan Volume atau Item
Sebagian pekerjaan dikurangi atau dihapus dari lingkup.
Penggantian Material atau Metode
Lingkup sama, tetapi material, mutu, atau metode kerja berubah.
Penyesuaian Waktu
Perubahan pekerjaan yang berdampak pada waktu penyelesaian.
4Dasar Hukum dan Batas Perubahan
Untuk pengadaan pemerintah, Pasal 54 Perpres 16/2018 sebagaimana diubah terakhir dengan Perpres 46/2025 mengatur bahwa PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak, meliputi:
- Menambah atau mengurangi volume yang tercantum dalam kontrak.
- Menambah dan/atau mengurangi jenis kegiatan.
- Mengubah spesifikasi teknis sesuai kondisi lapangan.
- Mengubah jadwal pelaksanaan.
Untuk proyek swasta dan BUMN, mekanisme dan batas perubahan mengikuti klausul kontrak dan pedoman internal. Jenis kontrak juga memengaruhi cara VO dihitung, seperti dibahas di Jenis Kontrak Konstruksi: Lump Sum, Harga Satuan, dan Gabungan.
5Alur Persetujuan Variation Order
Identifikasi kebutuhan perubahan
Datang dari owner, perencana, pengawas, atau temuan kondisi lapangan.
Instruksi atau permintaan tertulis
Perubahan dituangkan dalam instruksi tertulis, bukan perintah lisan.
Usulan dari kontraktor
Kontraktor mengajukan perhitungan volume, harga, dan dampak waktu.
Evaluasi oleh QS
QS menghitung pembanding volume dan harga secara independen.
Kajian teknis
Pengawas atau perencana memastikan perubahan layak dan sesuai kebutuhan.
Negosiasi dan kesepakatan
Selisih harga dibahas sampai ada nilai yang disepakati.
Persetujuan dan perubahan kontrak
Disahkan oleh pejabat berwenang dan dituangkan dalam adendum atau perubahan kontrak.
Pencatatan di register VO
Nilai dan status dicatat, lalu masuk ke cost report dan proyeksi biaya akhir.
6Aturan Menentukan Harga VO
Urutan penentuan harga yang lazim dipakai, kecuali kontrak mengatur lain:
| Kondisi Item | Dasar Harga |
|---|---|
| Item sama dengan yang ada di kontrak | Harga satuan kontrak |
| Item mirip dengan yang ada di kontrak | Diturunkan dari harga satuan kontrak dengan penyesuaian komponen yang berbeda |
| Item baru sama sekali | Disusun dengan analisa harga satuan dan harga pasar, lalu dinegosiasikan |
| Pekerjaan yang sulit diukur | Berdasarkan biaya riil tenaga, bahan, dan alat yang dicatat (daywork), bila diatur kontrak |
Untuk item baru, analisa harga satuan menjadi alat negosiasi utama. Cara membacanya dibahas di AHSP Adalah: Analisa Harga Satuan Pekerjaan dan Cara Membacanya.
7Contoh Evaluasi dan Register VO
Contoh pada proyek renovasi kantor dengan nilai kontrak Rp365.400.000. Angka adalah ilustrasi.
| No. VO | Uraian | Dasar Harga | Usulan Kontraktor | Evaluasi QS | Disepakati |
|---|---|---|---|---|---|
| VO-01 | Tambah lantai vinyl 60 m² di area pantry | Harga satuan kontrak Rp325.000 | Rp19.500.000 | Rp19.500.000 | Rp19.500.000 |
| VO-02 | Item baru karpet ruang rapat 40 m² | Harga baru melalui analisa | Rp16.400.000 (Rp410.000/m²) | Rp14.600.000 (Rp365.000/m²) | Rp15.000.000 (Rp375.000/m²) |
| VO-03 | Kurang plafon gypsum 50 m² di area servis | Harga satuan kontrak Rp195.000 | (Rp9.750.000) | (Rp9.750.000) | (Rp9.750.000) |
| Total | Rp26.150.000 | Rp24.750.000 |
- Nilai bersih perubahan Rp24.750.000, atau sekitar 6,77% dari nilai kontrak, masih di bawah batas 10%.
- VO-02 menunjukkan nilai evaluasi independen: harga usulan Rp410.000/m² turun menjadi Rp375.000/m² setelah negosiasi berbasis analisa.
- VO-03 mengingatkan bahwa pekerjaan kurang juga harus dicatat. Pekerjaan kurang sering dilupakan sehingga owner membayar pekerjaan yang tidak dikerjakan.
8Dokumen Pendukung VO
- Instruksi atau permintaan perubahan tertulis.
- Gambar perubahan atau sketsa.
- Perhitungan volume dan backup-nya.
- Analisa harga satuan untuk item baru.
- Berita acara negosiasi dan kesepakatan harga.
- Kajian teknis dari pengawas atau perencana.
- Dokumen perubahan kontrak atau adendum yang sudah disahkan.
- Register VO yang diperbarui.
9Cara Mengendalikan VO
- Investasi di dokumen tender: BOQ yang lengkap dan sesuai gambar mengurangi VO akibat kekurangan dokumen.
- Lakukan MC-0 pada renovasi untuk menemukan perbedaan kondisi lapangan sejak awal.
- Wajibkan instruksi tertulis untuk setiap perubahan.
- Evaluasi sebelum dikerjakan, bukan setelah ditagih.
- Kelola register VO dan masukkan ke proyeksi biaya akhir setiap bulan.
- Pantau batas perubahan agar tidak terlampaui tanpa disadari.
Kalau Anda membutuhkan QS independen untuk mengevaluasi VO dan mengelola register perubahan, lihat layanan jasa quantity surveyor STEPS.ID.
10Kesalahan yang Sering Terjadi
- Perintah perubahan secara lisan, lalu diperdebatkan saat penagihan.
- Menerima harga usulan kontraktor tanpa pembanding.
- Pekerjaan kurang tidak dicatat.
- Memakai harga baru untuk item yang sebenarnya sudah ada di kontrak.
- Pekerjaan tambah dikerjakan dan dibayar sebelum perubahan kontrak sah.
- Total perubahan melampaui batas karena tidak ada register yang dipantau.
11Glosarium Istilah
12FAQ Seputar Variation Order
Variation order adalah apa?
Variation order adalah perintah tertulis untuk mengubah pekerjaan dalam kontrak, baik menambah, mengurangi, maupun mengubah spesifikasi atau jadwal pekerjaan.
Apa bedanya variation order dan CCO?
Keduanya merujuk pada perubahan pekerjaan dalam kontrak. Istilah CCO lebih lazim dipakai di proyek pemerintah untuk perubahan kontrak resmi, sedangkan VO lazim di proyek swasta dan internasional.
Berapa batas pekerjaan tambah dalam proyek pemerintah?
Penambahan nilai akibat perubahan kontrak dibatasi paling tinggi 10% dari harga kontrak awal. Perpres 46/2025 menambahkan pengecualian untuk keadaan darurat dengan persetujuan Pengguna Anggaran.
Bagaimana menentukan harga pekerjaan tambah?
Item yang sama dengan kontrak memakai harga satuan kontrak. Item yang mirip diturunkan dari harga kontrak. Item baru disusun dengan analisa harga satuan dan harga pasar, lalu dinegosiasikan.
Apakah pekerjaan tambah boleh dikerjakan sebelum disetujui?
Sebaiknya tidak. Pekerjaan yang dilaksanakan sebelum perubahan kontrak disahkan berisiko tidak dapat dibayar dan dapat menjadi temuan audit.
Apakah kontrak lumsum bisa ada variation order?
Bisa, jika terjadi perubahan lingkup, spesifikasi, atau kondisi lapangan yang disepakati. Yang tidak bisa diklaim adalah selisih volume untuk lingkup yang sama.
Siapa yang mengevaluasi variation order?
QS owner mengevaluasi volume dan harga, pengawas atau perencana mengkaji aspek teknis, lalu pejabat berwenang menyetujui perubahan kontrak.
Apa itu register VO?
Register VO adalah daftar seluruh perubahan pekerjaan beserta nilai usulan, nilai evaluasi, nilai disepakati, dan statusnya, yang dipakai untuk memantau total perubahan dan proyeksi biaya akhir.
Kendalikan Pekerjaan Tambah Sebelum Membengkak
Yuk konsultasi dengan STEPS.ID terkait jasa quantity surveyor untuk evaluasi variation order proyek Anda.
- Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah — JDIH LKPP
- Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Melalui Penyedia — JDIH BPK
- Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi — JDIH BPK

Jasa Quantity Surveyor (QS) untuk Proyek Konstruksi & Renovasi