Panduan Quantity Surveyor

Tugas dan Tanggung Jawab Quantity Surveyor di Setiap Tahap Proyek

Rincian pekerjaan QS dari perencanaan sampai final account, tanggung jawab profesionalnya, dan job desk per jenjang jabatan.

Tugas per TahapTanggung JawabJob Desk per JenjangKeahlian & Tools
Daftar Isi
  1. Ringkasan Tugas Quantity Surveyor
  2. Tugas Tahap Perencanaan
  3. Tugas Tahap Pra-Tender
  4. Tugas Tahap Tender
  5. Tugas Tahap Konstruksi
  6. Tugas Tahap Penutupan Kontrak
  7. Tanggung Jawab Profesional QS
  8. Job Desk QS Berdasarkan Jenjang
  9. Keahlian dan Tools yang Dibutuhkan
  10. Kesalahan yang Sering Terjadi
  11. Glosarium Istilah
  12. FAQ
Jawaban Cepat

Tugas quantity surveyor adalah menghitung volume dan harga pekerjaan, menyusun BOQ dan HPS, mengevaluasi penawaran kontraktor, memverifikasi termin dan pekerjaan tambah/kurang selama konstruksi, lalu menyusun final account. Tanggung jawab utamanya: memastikan setiap angka biaya akurat, independen, dan bisa ditelusuri saat diaudit.

1Ringkasan Tugas Quantity Surveyor

Tugas quantity surveyor tidak berhenti di menghitung RAB. QS terlibat di lima tahap proyek, dan di setiap tahap ada keputusan biaya yang bergantung pada hasil kerjanya. Kalau Anda belum familiar dengan profesi ini, baca dulu Quantity Surveyor Adalah: Tugas, Peran, dan Kapan Proyek Membutuhkannya.

TahapTugas Utama QSKeputusan yang Didukung
PerencanaanEstimasi awal, cost plan, value engineeringBerapa anggaran proyek dan desain mana yang dipilih
Pra-tenderTake-off volume, analisa harga satuan, BOQ, HPSBerapa harga acuan tender
TenderDokumen tender, evaluasi penawaran, negosiasiKontraktor mana yang dipilih dan dengan harga berapa
KonstruksiOpname, verifikasi termin, evaluasi VO, cost reportBerapa yang dibayar bulan ini dan apakah anggaran masih cukup
PenutupanFinal account, rekonsiliasi, klaim, retensiBerapa nilai akhir kontrak

2Tugas Tahap Perencanaan

Di tahap ini desain masih bisa berubah, sehingga peran QS paling berpengaruh terhadap total biaya proyek.

  • Menyusun estimasi biaya awal berdasarkan konsep desain, luas bangunan, dan data biaya proyek sejenis, sebagai dasar studi kelayakan atau pengajuan anggaran.
  • Menyusun cost plan per elemen: membagi anggaran ke elemen bangunan (struktur, arsitektur, MEP, eksternal) supaya tim desain punya batas biaya yang jelas.
  • Melakukan value engineering: membandingkan alternatif material, sistem struktur, atau metode kerja yang lebih efisien tanpa mengurangi fungsi.
  • Memberi masukan biaya pada setiap revisi desain, sehingga dampak perubahan desain terhadap anggaran langsung terlihat.
  • Mengidentifikasi risiko biaya, misalnya kondisi tanah, bangunan eksisting yang harus dibongkar, atau material impor yang rawan kenaikan harga.

3Tugas Tahap Pra-Tender

Setelah gambar kerja dan spesifikasi siap, QS mengubahnya menjadi dokumen biaya yang siap dilelangkan.

  • Mereview gambar kerja dan RKS untuk menemukan ketidaksesuaian antar gambar atau antara gambar dan spesifikasi sebelum tender dimulai.
  • Menghitung volume (quantity take-off) setiap item pekerjaan dari gambar, lengkap dengan lembar backup perhitungan.
  • Menyusun analisa harga satuan dari komponen upah, bahan, dan alat. Untuk proyek pemerintah, acuannya adalah Permen PUPR Nomor 8 Tahun 2023 tentang pedoman penyusunan perkiraan biaya pekerjaan konstruksi.
  • Menyusun BOQ dengan struktur item yang jelas supaya semua peserta tender menawar dengan dasar yang sama.
  • Menyusun HPS / Owner's Estimate beserta dasar perhitungannya, sebagai harga acuan untuk menilai kewajaran penawaran.
Kenapa backup perhitungan penting? Saat aanwijzing atau audit, setiap angka di BOQ dan HPS bisa dipertanyakan. Backup take-off dan analisa harga satuan adalah bukti bahwa angka itu dihitung, bukan dikira-kira.

4Tugas Tahap Tender

  • Menyiapkan dokumen tender: instruksi kepada peserta, BOQ kosong, syarat kontrak, dan kriteria evaluasi.
  • Mendampingi aanwijzing dan survei lokasi, menjawab pertanyaan peserta terkait volume dan lingkup, lalu menerbitkan addendum bila ada perubahan.
  • Mengevaluasi penawaran: memeriksa kesalahan aritmatika, item yang tidak diisi, harga satuan yang tidak wajar, dan kepatuhan terhadap syarat tender.
  • Membuat bid tabulation, yaitu tabel perbandingan harga semua peserta per item terhadap HPS.
  • Membantu klarifikasi dan negosiasi berdasarkan temuan evaluasi, lalu menyusun rekomendasi pemenang.
  • Mereview draf kontrak, terutama klausul pembayaran, perubahan pekerjaan, retensi, dan penyesuaian harga.

5Tugas Tahap Konstruksi

Ini tahap terpanjang. QS menjaga agar uang yang keluar sesuai dengan pekerjaan yang benar-benar terpasang.

  • Melakukan opname progres bersama kontraktor dan pengawas, mengukur volume terpasang di lapangan.
  • Memverifikasi tagihan termin terhadap hasil opname dan ketentuan kontrak, lalu menerbitkan rekomendasi pembayaran.
  • Mengevaluasi variation order: menghitung volume dan harga pekerjaan tambah/kurang, membandingkannya dengan harga kontrak dan harga pasar, sebelum disetujui owner.
  • Mengelola register VO supaya semua perubahan tercatat, termasuk yang masih dalam proses persetujuan.
  • Menyusun cost report bulanan berisi nilai kontrak, perubahan, pembayaran, dan proyeksi biaya akhir (Estimate at Completion).
  • Menghadiri rapat koordinasi dan memberi peringatan dini jika ada potensi pembengkakan biaya.

6Tugas Tahap Penutupan Kontrak

  • Menghitung volume akhir terpasang untuk item yang dibayar berdasarkan pengukuran.
  • Merekonsiliasi seluruh VO, memastikan tidak ada perubahan yang terlewat atau tercatat ganda.
  • Mengevaluasi klaim kontraktor, misalnya klaim perpanjangan waktu atau biaya tambahan, berdasarkan bukti dan ketentuan kontrak.
  • Menghitung retensi dan sisa pembayaran setelah masa pemeliharaan.
  • Menyusun final account dan berita acara kesepakatan nilai akhir, lalu menyerahkan laporan akhir QS beserta arsip dokumen.

7Tanggung Jawab Profesional QS

Selain tugas teknis, QS memikul tanggung jawab profesional yang menentukan apakah hasil kerjanya bisa dipercaya.

Akurasi

Perhitungan yang Tertelusur

Setiap volume punya backup gambar, setiap harga punya analisa. Angka tanpa dasar adalah risiko audit.

Independensi

Objektif terhadap Semua Pihak

QS konsultan bekerja untuk pemilik proyek, tetapi menilai klaim kontraktor secara adil berdasarkan kontrak.

Kerahasiaan

Menjaga Data Harga

HPS dan harga penawaran peserta tender bersifat rahasia dan tidak boleh bocor ke pihak mana pun.

Kepatuhan

Mengikuti Aturan Pengadaan

Dokumen biaya disusun sesuai pedoman pengadaan owner, baik Perpres untuk instansi maupun pedoman internal BUMN.

Dokumentasi

Berita Acara Lengkap

Opname, perubahan, dan kesepakatan harga dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani para pihak.

Kompetensi

Bersertifikat dan Terus Belajar

QS wajib memiliki SKK Konstruksi dan mengikuti perubahan standar harga serta regulasi.

8Job Desk QS Berdasarkan Jenjang

Dalam satu tim QS, pembagian tugas mengikuti jenjang pengalaman dan kualifikasi. Berdasarkan PP Nomor 14 Tahun 2021, kualifikasi tenaga kerja konstruksi terbagi menjadi operator (jenjang 1–3), teknisi/analis (jenjang 4–6), dan ahli (jenjang 7–9).

JabatanKualifikasi UmumJob Desk Utama
Asisten QS / Cost EstimatorTeknisi/analisTake-off volume, input harga satuan, menyusun bid tabulation dan register VO, menyiapkan lampiran cost report
Quantity SurveyorAhli jenjang awalMenyusun BOQ dan analisa harga satuan, opname lapangan, verifikasi termin, evaluasi VO per disiplin (sipil, arsitektur, atau MEP)
Senior QS / Team LeaderAhli jenjang lanjutMenetapkan HPS, memimpin evaluasi tender dan negosiasi, menyetujui rekomendasi termin dan VO, menyusun final account, menjadi penanggung jawab mutu hasil

Pada proyek dengan porsi mekanikal, elektrikal, dan plumbing yang besar, tim biasanya punya QS MEP khusus karena perhitungan dan harga pekerjaan MEP sangat berbeda dengan pekerjaan sipil.

9Keahlian dan Tools yang Dibutuhkan

Keahlian inti

  • Membaca gambar teknik arsitektur, struktur, dan MEP secara detail.
  • Memahami metode konstruksi, karena harga satuan bergantung pada cara pekerjaan dilaksanakan.
  • Menguasai pasar harga material, upah, dan alat di lokasi proyek.
  • Memahami kontrak konstruksi, terutama klausul pembayaran, perubahan, dan klaim.
  • Komunikasi dan negosiasi dengan owner, kontraktor, dan konsultan lain.

Tools yang umum dipakai

KategoriContohKegunaan
SpreadsheetMicrosoft ExcelBOQ, analisa harga satuan, bid tabulation, cost report
Gambar CADAutoCADMembaca dan mengukur gambar kerja
Take-off digitalCostX, Bluebeam Revu, PlanSwiftMengukur volume langsung dari gambar PDF atau CAD
BIMRevit dan model 5DMengambil kuantitas langsung dari model bangunan

10Kesalahan yang Sering Terjadi

Kesalahan berikut sering muncul ketika tugas QS dikerjakan tanpa standar yang jelas:

  • Volume dihitung tanpa backup, sehingga tidak bisa dipertahankan saat diperiksa atau dipertanyakan kontraktor.
  • HPS disalin dari penawaran kontraktor, bukan dihitung independen, sehingga kehilangan fungsinya sebagai pembanding.
  • Opname hanya dari laporan kontraktor tanpa pengukuran ulang di lapangan.
  • VO disetujui sebelum dihitung, lalu nilainya membengkak saat penagihan.
  • Cost report tidak memuat proyeksi biaya akhir, sehingga owner baru sadar anggaran kurang di akhir proyek.
  • Lingkup pekerjaan di BOQ tidak sesuai gambar, memicu klaim pekerjaan tambah setelah kontrak berjalan.

Kalau proyek Anda butuh tim yang menjalankan seluruh tugas ini secara terstandar, lihat lingkup layanan jasa quantity surveyor STEPS.ID.

11Glosarium Istilah

Take-offProses mengukur dan menghitung volume pekerjaan dari gambar kerja.
Cost PlanRencana pembagian anggaran per elemen bangunan pada tahap desain.
BOQBill of Quantities, daftar item pekerjaan beserta volume dan satuannya.
HPS / OEHarga Perkiraan Sendiri / Owner's Estimate, harga acuan pemilik proyek untuk menilai penawaran.
RKSRencana Kerja dan Syarat-syarat, dokumen spesifikasi teknis dan ketentuan pelaksanaan pekerjaan.
AanwijzingRapat penjelasan pekerjaan kepada calon peserta tender.
Bid TabulationTabel perbandingan harga seluruh penawaran per item pekerjaan.
OpnamePengukuran progres pekerjaan di lapangan sebagai dasar pembayaran termin.
VOVariation Order, perubahan lingkup pekerjaan yang menambah atau mengurangi nilai kontrak.
EACEstimate at Completion, proyeksi total biaya proyek saat selesai.
Final AccountPerhitungan dan kesepakatan nilai akhir kontrak.
RetensiSebagian pembayaran yang ditahan sampai masa pemeliharaan berakhir.

12FAQ Seputar Tugas Quantity Surveyor

Apa saja tugas quantity surveyor?

Tugas quantity surveyor meliputi estimasi biaya awal dan cost plan, perhitungan volume, penyusunan BOQ dan HPS, evaluasi penawaran tender, opname dan verifikasi termin, evaluasi pekerjaan tambah/kurang, penyusunan cost report, hingga final account.

Apa tanggung jawab utama seorang QS?

Tanggung jawab utama QS adalah memastikan perhitungan biaya akurat dan tertelusur, bersikap independen dalam menilai klaim, menjaga kerahasiaan data harga, mematuhi aturan pengadaan, dan mendokumentasikan setiap keputusan biaya dalam berita acara.

Apakah QS hanya bertugas membuat RAB?

Tidak. Menyusun anggaran hanya sebagian kecil tugas QS. QS juga mengevaluasi tender, mengendalikan pembayaran dan perubahan pekerjaan selama konstruksi, serta menyusun nilai akhir kontrak.

Apa tugas QS saat proyek sedang berjalan?

Selama konstruksi, QS melakukan opname progres, memverifikasi tagihan termin, mengevaluasi variation order, mengelola register perubahan, dan menyusun cost report bulanan beserta proyeksi biaya akhir proyek.

Apa bedanya job desk QS junior dan senior?

QS junior atau asisten QS fokus pada take-off volume, input harga, dan penyusunan tabel pendukung. Senior QS menetapkan HPS, memimpin evaluasi tender dan negosiasi, menyetujui rekomendasi termin dan VO, serta bertanggung jawab atas mutu hasil kerja tim.

Software apa yang dipakai quantity surveyor?

Yang paling umum adalah Microsoft Excel untuk BOQ dan cost report, AutoCAD untuk membaca gambar, serta software take-off digital seperti CostX, Bluebeam Revu, atau PlanSwift. Pada proyek berbasis BIM, kuantitas juga bisa diambil dari model Revit.

Apakah QS ikut ke lapangan?

Ya. Perhitungan awal banyak dikerjakan dari gambar, tetapi selama konstruksi QS rutin ke lapangan untuk opname progres, survei kondisi eksisting, dan memeriksa pekerjaan tambah/kurang.

Apakah tugas QS diatur dalam regulasi?

Profesi QS termasuk tenaga kerja konstruksi yang wajib memiliki SKK sesuai UU Nomor 2 Tahun 2017 dan PP Nomor 14 Tahun 2021. Untuk proyek pemerintah, penyusunan perkiraan biaya mengacu pada Permen PUPR Nomor 8 Tahun 2023.

Serahkan Pengendalian Biaya Proyek ke Ahlinya

Yuk konsultasi dengan STEPS.ID terkait jasa quantity surveyor untuk proyek konstruksi dan renovasi Anda.

Jasa Quantity Surveyor (QS) untuk Proyek Konstruksi & Renovasi

Jasa Quantity Surveyor (QS) untuk Proyek Konstruksi & Renovasi

Leave a Reply